Purworejo – Kualitas proses pembelajaran vokasi sangat ditentukan oleh ketersediaan fasilitas yang memadai dan relevan dengan standar dunia kerja. Menjawab kebutuhan tersebut, Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) SMK Negeri 3 Purworejo terus melakukan modernisasi dan pemeliharaan berkala pada seluruh sarana penunjang belajar, bengkel praktik, serta laboratorium kejuruan.
Pembaruan fasilitas ini mencakup standarisasi ruang praktik dapur modern untuk konsentrasi keahlian Kuliner, penyediaan mesin jahit industri terkomputerisasi di workshop Busana, serta kelengkapan alat perawatan estetika terkini di studio Kecantikan Kulit dan Rambut. Selain sarana kejuruan, sarana umum seperti konektivitas jaringan internet gigabit di laboratorium komputer, kenyamanan perpustakaan digital, serta sarana ibadah Masjid Ulil Albab juga menjadi fokus utama pemeliharaan.
Waka Sarpras SMK Negeri 3 Purworejo, Sumantoro, SE, menegaskan bahwa pemenuhan sarana prasarana merupakan fondasi penting dalam mendukung implementasi Teaching Factory (TEFA) dan pembelajaran berbasis proyek riil.
"Kami memastikan setiap alat dan ruang praktik yang digunakan siswa selalu dalam kondisi prima, aman (memenuhi standar K3), dan mencerminkan lingkungan kerja industri yang sesungguhnya. Dengan sarana yang lengkap, siswa dapat berlatih dengan optimal dan percaya diri," ujar beliau.
Melalui komitmen pemeliharaan sarana yang berkelanjutan, SMK Negeri 3 Purworejo bertekad menghadirkan lingkungan kampus yang asri, nyaman, dan berdaya saing tinggi guna mendukung tercapainya visi sekolah berprestasi.

